Bandung dan Nasyid: Kreatif Positif
Ketika
dua mata ini terbuka, saat itu pula saya kembali sadar bahwa dari sekian banyak
orang yang beruntung, salah satunya adalah saya. Ya Saya!
Ini
Bandung. Disini saya hidup
berkreatifitas dan bertemu dengan lingkungan positif. Memang banyak yang bilang Bandung itu kota
kreatif. Namun bagi saya, Bandung lebih
dari sekedar kreatif. Bandung itu
kreatif positif. Lihat dan rasakan saja
alamnya. Inilah anugrah dari Allah untuk
Bandung. Kreatif Positif.
Dan
ini adalah nasyid. Pada era 2000an seni
islam yang satu ini mencuat naik ke permukaan, sampai seluruh masyarakat
Indonesia tau bahwa ini adalah nasyid.
Tahukah
Anda, katanya sejak dulu Bandung dengan nasyid punya hubungan erat. Bandung dengan Nasyid, ibarat kata Nasyid ya
Bandung atau Bandung ya Nasyid. Tapi
apakah kini hubungannya masih seerat dulu?
“Nasyid dan bandung adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Karena Bandung dan nasyid mempunyai cerita yang sangat luar biasa. Dimana nasyid sangat berkembang di kota Bandung beberapa tahun ke belakang. Mudah mudahan Bandung pun bisa menjadi pusat perkembangan nasyid di Indonesia” Chevy Al-Faris (program director MQFM Bandung)
“Berbicara tentang Bandung, berbicara tentang produktifitas seni budaya. Dan salah satu produk seni budaya itu adalah Nasyid.” Rikrik Hartadi – Munsyid Shoutul Harokah
“Bandung sendiri menurut saya adalah kota orang-orang yang kreatif. Jadi dengan orang-orang yang kreatif di kota Bandung, nasyid ini akan tumbuh berkembang sangat pesat.” Ust. Erick Yusuf – Ihaqi Nasyid
Sampai
detik ini saya cukup sadar, bahwa masih ada harapan untuk kembali menggeliatkan
nasyid dimulai dari Bandung. Ya, karena
Bandung punya semuannya. Musisi,
kreatifitas, semangat dakwah, alam yang indah dan mendukung, dan hal-hal
lainya. Bahkan salah satu hal lain
adalah media. Dan inilah wajah media
dakwah yang memutarkan hamper 100% lagu nasyid setiap harinya dan bahkan
katanya menjadi media rujukan untuk menampilkan karya-karya positif anak-anak
muda Bandung.

Comments
Post a Comment